Kerajaan Rubah Putih & Musang Lancip part 6

 

Kyuhyun pergi ke sebuah bukit di daerah Incheon. Di sana ia berdiri dan mulai menatap jauh. Lalu tiba tiba ia berteriak kencang sekali.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGGGGGGGGGGHHHHHHHHHHHHHHHH……………”

Hyemin yang melihat itu dari kejauhan hanya dapat menitikkan air mata karena sedih melihat orang yang dicintainya terluka.

Kyuhyun terduduk di atas tanah. Ia membenamkan mukanya. Wajahnya sudah memerah. Ia tidak bisa menangis. Hyemin memutuskan untuk meninggalkan Kyuhyun dulu. Mungkin ia perlu sedikit menenangkan hatinya dulu.

Tetapi, ketika hendak berbalik, Kyuhyun memanggil namanya.

“Hye,”

Hyemin tersentak kaget. Ternyata Kyuhyun tau bahwa ada dirinya di situ.

“kau tidak sedang membuntutiku kan?” Tanya Kyuhyun.

Hyemin diam lalu menghampiri Kyuhyun. “Mianhae. Aku hanya cemas padamu. Aku tau kenapa kau meninggalkan bioskop itu. Mianhe aku membuntutimu, yah. Aku pulang dulu.” Kata Hyemin lalu berbalik dan pergi.

“Tunggu..” sahut Kyuhyun lalu menghampiri Hyemin kemudian memeluk Hyemin dan menangis di pundaknya.

Hyemin menjadi bingung dengan semua ini. Ia tidak tau harus bagaimana sekarang. Yang dapat ia lakukan hanya diam dan menuruti mau kyuhyun.

 

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

Kerajaan Musang Lancip,

“Ini, setelah kau baca buku itu bacalah buku yang ini…” seru Ratu Tiffany memberikan setumpuk buku super duper tebal untuk Dewa Chang. Dewa Chang yang sedang tertidur tersentak bangun,

“Haahh?? Apa sebanyak ini?” Tanya Dewa Chang.

“Pokoknya kalau kutukan itu belum memudar, kau tidak boleh keluar dari ruangan ini, Dewa Chang!” kata Ratu Tiffany.

“Ini semua kan salahmu, Chang… kau sih, huuuh, kenapa bisa si Dewa Lee itu mengangkat Dewa sepetimu menjadi Dewa Kepribadian siih…” timpal Ratu Taeyeon.

Changmin mengeluh. “Ini semua kan gara-gara Dewa Yunho. Kalau saja dia tidak bertugas saat itu, mungkin kepribadian anakmu tidak tertukar…” belanya.

“Bagaimana bisa ini salah Dewa Yunho??” Tanya Tiffany mulai kesal dengan Dewa Chang yang mengkambing hitamkan Dewa Yunho.

 

 

Somewhere, di tempat Dewa Yunho…

“Adooohh, siapa sih yang ngomongin aku di belakang?? Awas sampai ketahuaann!!” ujar Dewa Yunho yang sedang bertugas.

 

“Huh, Dewa Yunho kan Dewa kebimbangan…” kata Dewa Chang lalu membalik lembar berikutnya.

“Kau sengaja ya mengkambing hitamkan Dewa Yunho. Dia kan Cuma Dewa Kebimbangan. Sedangkan kau! Tugasmu lebih penting tau!”

“Andwee~ Aneyo! Itu semua karena Dewa Yunho yang sedang bertugas. Ia mulai membuatku bingung setengah mati untuk menentukan kepribadian manakah yang harus kutaruh pada kedua anak kalian…” jelas Dewa Chang.

Ratu Tiffany dan Ratu Taeyeon tidak memedulikan penjelasan Dewa Chang yang dianggapnya sangat tidak masuk akal dan kemudian mereka pergi keluar ruangan itu.

 

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

Esoknya di sekolah saat istirahat, Kibum, Minji, Ryeowook, Hyemin, dan Kyuhyun berkumpul di kantin sekolah untuk mendengar penjelasan dari Hyemin.

“Kyuhyunnie, kau tampak pucat hari ini? Kau sakit?” Tanya Minji lalu menempelkan punggung tangannya pada kening Kyuhyun untuk mengecek temperaturnya.

“Aneyo, gwaenchanhaa…” kata Kyuhyun lalu menepis tangan Minji. Minji sangat terkejut diperlakukan seperti itu oleh Kyuhyun. Tidak pernah Kyuhyun memerlakukan Minji seperti itu. Tetapi, Minji berpikir positif saja. Mungkin Kyuhyun dalam mood yang jelek.

Minji mengambil tempat duduk di sebelah Ryeowook. Kyuhyun sempat meliriknya sesaat tetapi kemudian memalingkan muka ketika Minji menatapnya. Minji jadi semakin bingung dengan Kyuhyun.

“Beneran kau mengajak kita menginap di villa??” Tanya Hankyung yang tiba-tiba datang kemudian duduk di sebelah Kyuhyun. Kibum tanpa disuruh langsung menempati tempat kosong di sebelah Minji. Hankyung yang tau langsung berdeham kecil.

“Hei, nanti pulang sekolah temui aku di tempat biasa. Awas sampai kau tidak datang. Terlambat 1 menit saja, aku akan menciummu…” bisik Kibum lalu beralih pada Hankyung dan Leeteuk.

“Nee~ kita akan menginap di villa untuk 3 hari. Ini merayakan hari ulang tahunku dan Minji beberapa hari yang lalu.” Jelas Hyemin.

“Wah, asyiik… apakah ada jajangmyeon??” Tanya Leeteuk polos.

“Nee~ aku akan bawa berbagai jenis ramen jika Oppa mau…” kata Minji tersenyum nakal.

“Wookie!! Kau dengar dy bilang apa barusan? Dia memanggilku Oppa!” seru Leeteuk heboh.

“Eeh?? Bukankah sudah sewajarnya jika Minji memanggilmu Oppa, Chingu??” kata Hankyung sedikit bergidik. Leeteuk hanya diam sambil meringis karena malu.

“Kyuhyun, kau akan ikut kan?” Tanya Minji. Kyuhyun memalingkan mukanya. “Aku tak tau…”

“ooh, ayolah Kyuu.. akan asik kok!” kata Hankyung.

“araseo.”

“Kyuhyun akan ikut bersama kita.” Kata Kibum.

Kyuhyun mengernyit. Seenaknya saja dia memutuskan seperti itu pikir Kyuhyun.

 

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

“Oppa, kau sudah lama menungguku?” Tanya Minji datang dari belakang Kibum. Kibum terkejut lalu berdiri dan melengos. Bersiap untuk memarahi Minji yang masih bersikap innocent.

“Kau, sudah kubilang kan tadi? Kenapa kau masih telat? Kau benar benar ingin ku ci-”

 

Clup.

 

Kibum terpaku di tempat. Minji menunduk sambil sesekali memainkan kakinya.

“Mianhe, Oppa ya… aku tadi ketiduran dan Kyuhyun bahkan tidak membangunkanku…” kata Minji meminta maaf.

Kibum tersenyum. “Hmm, begitu ya. Lalu kenapa kau menciumku?” Tanya Kibum.

Minji mundur satu langkah lalu kembali menunduk untuk menutupi wajahnya yang merah karena malu. “Ngh, itu … agar kau tidak marah padaku.” kata Minji.

“Haha, yasudah ayo. Aku ingin mengajakmu ke rumahku.” Kata Kibum. “Jincha?! Omo, aku bahkan belum mempersiapkannya, Oppaa..” kata Minji.

“Mempersiapkan apa? Kau tidak akan bertemu siapa siapa kecuali aku dan Hyemin di sana…” kata Kibum.

“Hooo, kukira aku akan bertemu dengan Ommanya Oppa.”

“Pikiranmu masih sangat polos. Ayo, kita harus bergegas…” kata Kibum lalu merangkul Minji dan berjalan menuju mobil untuk ke rumah Kibum.

 

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

Di rumah Kyuhyun setelah Minji pulang dari rumah Kibum,,

“Annyeong haseyo, Ahjumma…” sapa Minji pada Omma Kyuhyun. Omma Kyuhyun sangat baik pada Minji. Bahkan sudah menganggap Minji adalah anaknya sendiri.

“Oh, Annyeong. Kau habis dari mana saja Minji? Kyuhyun panik mencarimu dimana-mana…”

“Aaa, Mianhae Ahjumma. Jongmal Mianhae… aku tidak menelpon atau apa, jadi merepotkan Ahjumma saja. Aku tadi ke rumah teman dulu, Ahjumma…” kata Minji meminta maaf pada Omma Kyuhyun.

“Gwaenchana… Ahjumma hanya khawatir saja jika sampai terjadi apa apa padamu. Ya sudah, kau ganti bajulah lalu turun untuk makan malam ya, Minji…” kata Omma Kyuhyun.

“Nee~, ahjumma.”

 

 

“Kyuhyunnie, maaf jadi merepotkanmu…” kata Minji, menghampiri Kyuhyun di kamarnya.

“Merepotkan apa?” Tanya Kyuhyun.

“Omona! Kau pasti marah sekali ya padaku? Mianhae Kyuhyunnie. Jongmal Mianhae. Aku tidak akan mengulanginya lagi.”

“Sudahlah, kau kan juga sudah selamat sampai sini.”

“Aaa, Kyuhyunnie…” gumam Minji lalu keluar dengan kesal.

Kyuhyun memastikan Minji telah keluar lalu ia mengsms seseorang.

“Kau membuatku cemas, Minji…” kata Kyuhyun.

 

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

Hari itu adalah hari pertama musim gugur. Nadam High School mengadakan liburan musim gugur yang lumayan panjang tahun ini.

Hyemin, Minji, Kyuhyun, Kibum, Ryeowook, Leeteuk dan Hankyung memutuskan untuk menginap di villa milik Kibum yang lumayan besar dan terletak di pegunungan.

Mereka sudah bersiap di rumah Kibum untuk berangkat bersama-sama ke Chung Nam. Mereka menyewa sebuah minibus untuk menuju ke sana.

Minji datang bersama Kyuhyun beberapa menit setelah Leeteuk, Ryeowook dan Hankyung datang. Mereka datang agak telat.

“Annyeong~” sapa Minji pada semua yang hadir di rumah Kibum.

“Annyeong, Minji sshi.” Jawab Hankyung layaknya menyambut sang putri. Kibum tersenyum lalu segera menghampiri Minji yang repot dengan koper dan ranselnya.

“Sini kubantu kau. Sepertinya kau tidak kuat…” kata Kibum lalu mengambil alih ransel dan koper Minji. Minji hanya melongo sambil menatap Hyemin dan Ryeowook bersamaan.

Ryeowook hanya mengangkat bahu dan Hyemin terkikik melihat tingkah sang kakak yang akhir-akhir ini berubah menjadi manis.

“Kibum~ah, I can bring it by myself…” seru Minji dengan bahasa Inggrisnya.

“Araseo, sudahlah nanti kau capek membawa barang-barangmu yang banyak ini.” Kata Kibum pada Minji. Minji tersenyum-senyum malu.

Di lain sisi, Leeteuk berusaha mengingat bahan bahan untuk membuat ramen Beijing ala Hankyung yang notabene orang china.

“Aaiiisshh, aku lupa gara-gara kau menggangguku menghafal bahan ramen.” Keluh Leeteuk pada Ryeowook.

“tepung lalu telur lalu gula…”

“Andweee~ kau harusnya memasukkan garam dulu lalu gula, Chinguya. Hey, Hyemin! Kapan kita berangkat? Aku sudah tak sabar ingin pergi ke sana!!” kata Hankyung.

“Sebentar lagi Oppa. Menunggu seseorang lagi…” kata Hyemin dari balik bis.

“Memangnya siapa lagi yang akan ikut, Hye?” Tanya Kyuhyun yang membantu Hyemin mempersiapkan segalanya. Kyuhyun memilih untuk tidak melihat Minji dengan Kibum. Daripada nanti dia harus terbakar api cemburu.

“Sohee Unnie.” Kata Hyemin. Kyuhyun mengernyit. “Bukankah itu pacar Kibum?”

“Aneyo. Kibum Oppa dan Sohee Unnie udah putus. Lihatlah, sepertinya Oppaku itu naksir dengan Minji.” Kata Hyemin lalu berlalu dari Kyuhyun. Kyuhyun hanya diam sambil melihat kepergian Hyemin.

Tak beberapa menit kemudian, Sohee datang dengan kopernya yang begitu penuh. Melihat Sohee datang dan mencari cari dimana Kibum, Kyuhyun segera menggeret Minji ke balik bis.

“Kyu! Wae??” Tanya Minji pada Kyuhyun yang juga ikut bersembunyi di balik bis.

“Aneyo. Aku hanya ingin memberimu ini…” Kyuhyun memberinya sebuah gelang yang cantik.

Minji terperangah menatap gelang itu. Minji memang pernah bilang bahwa ia mengoleksi banyak gelang di rumahnya. Sampai sampai ia perlu membuat lemari tersendiri untuk memuat gelang-gelangnya itu. Tapi, kali ini gelang itu terasa berbeda. Gelang itu adalah gelang terindah yang pernah dimiliki oleh Minji.

“Omoo! Kyuhyunnie.” Pekik Minji. Matanya berbinar melihat gelang itu. “Kau suka?”

“Nee~ aku sangat menyukainya.”

“Itu hadiah ulang tahunmu setelah sebelumnya kau pingsan karena hadiah dariku.” Kata Kyuhyun merasa bersalah. Minji memeluk Kyuhyun. “Gwaenchanaa… asalkan kau berjanji tidak akan menjauh lagi dariku.” Kata Minji lalu memakai gelang itu di tangannya,

Kyuhyun mengalihkan mukanya. “Memangnya kapan aku pernah menjauhimu, Hah?” Tanya Kyuhyun.

“Mwoo? Kau pikir aku tidak tau apa? Semalaman kau menjauhiku kan? Aku sudah Tanya Ommamu dan ia bilang kau tidak ingin tau tentangku. Hhuuu…” kata Minji lalu ngeloyor pergi tetapi Kyuhyun menariknya.

“Jangan kesana dulu. Hyemin dan Ryeowook sedang…” Kyuhyun tidak melanjutkan ucapannya. Tiba-tiba Minji mengangguk. “Araseo. Apa mereka sedang Kisseu?”

Kyuhyun hanya tersenyum. “Kau pernah Kisseu tidak, Kyu?” Tanya Minji. Kyuhyun mendelik mendengar pertanyaan Minji. Kyuhyun hanya tertawa kecil. Minji seakan tau apa yang dipikirkan oleh Kyuhyun. “Aaa, gadis yang kau cium itu pasti sangat beruntung, ya…”

 

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

“Yang Mulia Raja Siwon, saya datang untuk menyampaikan kabar menggembirakan dari kerajaan sebrang sana, Yang Mulia…” kata Pengawal Kangin.

“Coba katakan itu. Cepat sedikit ya, aku sedang sibuk menjahit boxer favoritku yang bolong.” Kata Siwon kembali berkonsentrasi pada pekerjaan menjahitnya.

“Baiklah, Yang Mulia… ini adalah kabar dari Tuan Muda Yesung, Baginda Raja.” Lapor Kangin.

“Wae? Kenapa lagi dengannya? Apa dia tidak berhasil??” Tanya Raja Siwon.

“Tidak, Bagindaa…”

“Lalu????? Cepatlah, kau ini terlalu bertele-tele, Kangin… apa dia tidak melaksanakan perintahku??” cetus Raja Siwon.

“Aneyo, Baginda. Tuan Muda Yesung sudah meminum segalon susu kuda yang diperah sendiri oleh Yang Mulia Baginda Raja Siwon setiap hari. Tuan Muda Yesung juga sudah memakai ekor kuda untuk dijadikan sebagai kumis palsunya Baginda, demi kesuksesan penyamaran. Semua berjalan sesuai perintah baginda.”

“Ini tentang Tuan Muda Yesung yang ingin sekali membuka pabrik biting pedas di dunia manusia, Yang Mulia Baginda Raja Siwon.” Lanjut Kangin.

“MWWWOOOOO?!?!?!? Pabrik Biting??? HUHHH! Begitu rupanya…” kata Raja Siwon yang mulai geram karena celananya bertambah bolong.

“Apa kabar ini cukup menyedihkan, Yang Mulia??” Tanya Kangin.

“Wae? Coba cari tahu apa itu biting pedas??” kata Siwon. Kangin menunduk lalu berdiri dari hadapan sang Raja. “Kangin, jika kau sudah tau apa itu biting pedas, cepat beritau aku ya…” kata Siwon.

 

Tok Tok Tok…

 

“Jagiyaaa…” panggil Ratu Jessica manja.

“Mwo?!” sahut Siwon geram. “Wae? Mukamu sudah seperti pantat kuda, Jagiya.” Kata Ratu Jessica lalu terkikik.

“Lihat ini! Celanaku tambah bolong!!” geram Siwon.

“Neoo… kau kan bisa sihir itu kau punya celana, Jagiya. Mengapa repot repot menjahit???”

Raja Siwon menggeleng. “Aku harus menyelesaikannya layaknya di dunia manusia. Aku tidak mau kalah dengan Leeteuk dan Ryeowook, Jagiya.”

Ratu Jessica geleng-geleng. “Aaa, araseo, Jagiya. Kangin sshi, kenapa ? ada kabar?”

“Nee~, Baginda Ratu. Tentang Tuan Muda Yesung yang ingin membuka pabrik biting pedas di dekat Nadam High School di dunia manusia, Baginda.”

“ANDWEEEE~~ anakku sukses rupanyaaa… Aaa, Yesungie… Omma Miss You so much much!!”

“Jagiya…” keluh Siwon lalu pergi meninggalkan Omma Jessica sendiri di dalam kamar.

 

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

 

Di dalam Bis, mereka bersenang-senang. Menyanyi, bahkan Hankyung dan Leeteukpun ikut serta untuk menghidupkan suasana. Minji duduk di pojokan bersama Kyuhyun. Tampak sekali kesedihan di wajahnya,

Sedangkan Kibum duduk dengan Sohee di depannya. Sohee sejak tadi sudah menggeret2 Kibum agar terus menempel padanya.

Kyuhyun yang tanggap lalu mengambil alih. Ia berusaha membuat Minji tertawa lagi seperti sebelum berangkat tadi.

Alih alih menangis, Minji malah tertawa melihat tingkah Kyuhyun yang hari itu sangat lucu.

“Minji, ah~ jangan memukuliku. Awawawww…” keluh Kyuhyun yang dipukuli oleh Minji karena gemas.

“Ahaha, habisnya kau ini… tidak seperti biasanya kau seperti ini.” Kata Minji.

Di sebelah mereka,

“Hyemin sshi, mau aku tebaki??” Tanya Leeteuk.

Hyemin mengangguk. Ia melirik Ryeowook sebentar lalu merepet padanya. “Ye~. Ayo. Aku pasti tau jawabannya.” Kata Hyemin percaya diri. Ryeowook mendengus.

“Hmm. Tapi, kalau kau tidak bisa menjawab kau akan dapat hukuman. Bagaimana?” Tanya Hankyung, menimpali Leeteuk dari sebelahnya.

Hyemin tampak berpikir sebentar lalu mengangguk.

“Johayoo, pertanyaannya… Panjang, licin, berenang trus ada kebun binatangnya… Hayoo..”

Hyemin berpikir. Ryeowook tertawa mendengar pertanyaan Hyungnya itu. Hankyung melihatnya. “Kau tau, Wookie??” Tanya Hankyung.

“Nee~ ahaha…”

“kau tau, eh?” Tanya Hyemin pada Ryeowook. “Sebenarnya jawabannya sangat tidak irasional, ya”

“Uuh. Emm… Err… Puh. Apa ya, Oppa???” pikir Hyemin.

“Aaah, kau menyerah, eh?” Tanya Leeteuk. Akhirnya Hyemin setuju untuk menyerah.

“Kalau begitu kau harus dapat hukuman Hye.”

“Memangnya apa jawabannya?”

“Bilang dulu kau akan melakukan hukuman ini. Baru ku beritahu apa jawabannya.” Kata Leeteuk. Keduanya bersekongkol.

“Haa, baiklah. Aku akan melakukan hukuman ini.”

“Ah, jawabannya adalah Ramen!!”

 

JDIEEENNGG…

 

“Ra Ramen? Kenapa bisa?”

“Ramen kan panjang noh, licin juga renang-renang di kuahnya. Terus, kebun binatang itu… kan isinya ada ayam, sapi, babi, ikan, udang… hoahahaahaha…” tawa keduanya meledak.

Hyemin hanya tertawa garing. “Kalau begitu ciumlah Ryeowook dalam 20 detik!!”

“MWOOO?!?!?!” pekik Hyemin.

“Aiiisshh, tunggu apa lagi. Kau sudah berjanji tadi, eh.” Kata Hankyung.

“Huuuhh, baiklah… CLUP…”

 

15… 16… 17… 18… 19… 20…

“Kyaaaaa…” jerit Hyemin lalu menjauh.

..

“Kibum~ah, aku kedinginan nih…” sahut Sohee manja pada Kibum. Kibum sedikit menjauh,

“pakai saja jaketmu…” kata Kibum dingin.

“Aku peluk ya…” kata Sohee lalu langsung memeluk Kibum.

“Geezz… lepaskan, kau ini.” Kibum berusaha melepaskan pelukan erat Sohee. Kibum tidak sengaja menangkap tatapan Minji di belakangnya lalu ia memalingkan mukanya,

Setelah Kibum berhasil melepaskan tangan Sohee, Kibum kembali melihat Minji, buru-buru Kyuhyun menarik Minji ke pelukannya. Kibum menatap mereka berdua sengak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: